Komunikasi dan Bahasa Anak Autistik

Standar

KOMUNIKASI DAN BAHASA ANAK AUTISTIK

a. Pengertian Komunikasi dan Bahasa

Komunikasi merupakan proses dimana individu bertukar informasi dan menyampaikan pikiran serta perasaan, dimana ada pengirim pesan yang mengkodekan pesan/ memahami pesan. Bahasa sebagai alat berkomunikasi yakni untuk mempermudah pesan disampaikan dan dipahami. (Berstein & Tigerman, 1993; Hallahan, 1991). Proses komunikasi terjadi melalui bahasa. (Krech D. DKK, 1982). Bentuk bahasa dapat berupa isyarat, gesture, tulisan gambar dan wicara. (Jordan, 2001; Hurlock, 1978).

Dengan memiliki kemampuan berkomnikasi dan bahasa yang baik, anak dapat memahami dan menyampaikan informasi, meminta yang disukai, menyampaiakan pikiran dan menyatakan/ mengekspresikan keinginan untuk memenuhi kebutuhannya.

b. Kesuliatan Komunikasi dan Bahasa Anak Autistik

Anak-anak autistic memiliki kesulitan untuk berkomunikasi dan bahasa, sekalipun dalam bahasa isyarat atau pun gesture. Mereka kesulitan untuk menyampaikan pesan dan menerima pesan.

Komunikasi anak autis sangat berbeda dari kebanyakan anak-anak seusianya. Anak-anak autistic kesulitan dalam memahami komunikasi baik verbal maupun non-verbal.

Kemampuan komunikasi non verbal anak-anak pada umumnyaa diperoleh secara alamiah, tanpa diajarkan secara khusus danterus menerus dalam waktu yang lama. Namun tidak demikian dengan anak autistic. Mereka membutuhkan rancangan dan strategi serta pendekatan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan komunikasi non verbal ini secara tepat.

c. Perkembangan Komunikasi Anak Autistik

Menurut Sussman (1999) perkembangan komunikasi anak autistic dipengaruhi oleh beberapa factor yaitu kemampuan berinteraksi, cara anak berkomunikasi, alas an dibalik komunikasi yang dilakukan anak dan tingkat pemahaman anak. Selanjutnya ia menuliskan bahwa perkembangan berkomunikasi anak autistic berkembang melalui empat tahapan yaitu :

1) The One Agenda Stage

Pada tahap ini anak cenderung bermain sendiri dan tampak tidak tertarik pada orang-orang sekitar. Anak belum memahami bahwa dengan komunikasi dapat mempengaruhi orang lain. Untuk mengetahui keinginannya kita dapat memperhatikan gerak tubuh dan ekspresi wajahnya. Anak dapat berinteraksi cukup lama dengan orang yang sudah dikenalnya, namun ia akan berkesulitan dan menolak berinteraksi dengan orang yang baru dikenalnya. Ia akan menangis atau berteriak bila merasa terganggu aktifitasnya atau menolak terhadap aktifitas bermainnya.

2) The Requester Stage

Pada tahap ini anak autistic sudaah menyadaari bahwa prilakunya dapat mempengaruhi orang lain bila menginginkaan sesuatu ia akan menarik tangan dan mengaraah ke benda yang diinginkanya, anak dapat menganal perintah sederhana, tetapi responnya belum konsisten. Iaa juga sudah dapat melakukan kegiatan yang bersifat rutinitas.

3) The Eaarly Communication Stage

Pada tahap ini kemampuan anak autistic dalam berkomunikasi lebih baik karena melibatkan gestur, suara dan gambar. Pada tahaap ini anak telah mengulang hal-hal yang didengar, mulai memahami isyaraat visual / gambar dan memahami kalimat sederhana yang diucapkan.

4) The Partner Stage

Pada tahap ini merupakan tahap yang paling efektif. Bila kemampuan bicaranya baik, maka ia berkemungkinan dapat melakukan percakapan sederhana. Anak telah dapat menceritakan kejadian yang telah lalu, meminta keinginan yang belum terpenuhi dan meng-ekspresikan perasaanya. Namun demikian anak masih cenderung menghafal kalimat dan sulit menemukan topic baru dalam percakapan.

Pustaka: Yowono, Joko.(2009).Memahami Anak Autistik. Alfabeta:Bandung

4 responses »

  1. lumayan bagus, terus gali pengetahuan dan tingkat kan lagi agar hasil ny lebih memuaskan.

    terus berkarya dengan kemampuan saudara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s